Our Blog

Komunitas Pecinta Alam Surabaya Gelar Aksi Resik-Resik Masjid Gratis, Wujud Kepedulian Sosial dan Lingkungan

SURABAYA – Sekelompok pecinta alam di Kota Surabaya menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dilakukan di gunung dan hutan. Melalui program Gerakan Resik-Resik Masjid, mereka secara sukarela membersihkan masjid tanpa memungut biaya sedikit pun dari pengurus maupun jamaah.

Gerakan sosial ini lahir dari diskusi sederhana antar anggota komunitas pecinta alam yang memiliki keinginan kuat untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Berbekal peralatan seadanya dan semangat gotong royong, aksi tersebut berkembang menjadi kegiatan rutin yang melibatkan puluhan relawan.

Berawal dari Ide Sederhana Menjadi Gerakan Sosial

Inisiatif bersih-bersih masjid bermula dari obrolan para pecinta alam yang ingin menghadirkan aksi nyata bagi lingkungan sekitar. Mereka kemudian sepakat membentuk tim relawan yang fokus membantu menjaga kebersihan rumah ibadah.

Seiring berjalannya waktu, jumlah relawan terus bertambah. Ratusan anggota telah bergabung dalam komunitas tersebut, sementara puluhan orang aktif mengikuti kegiatan pembersihan yang dilaksanakan secara bergiliran.

Membersihkan Seluruh Area Masjid

Kegiatan yang dilakukan tidak hanya menyapu atau mengepel lantai. Relawan juga membersihkan berbagai bagian masjid seperti:

  • Langit-langit bangunan
  • Jendela dan ventilasi
  • Mimbar masjid
  • Lampu penerangan
  • Area toilet
  • Tempat wudhu
  • Halaman dan lingkungan sekitar masjid

Dengan pembersihan menyeluruh tersebut, masjid diharapkan menjadi lebih nyaman dan bersih bagi para jamaah yang beribadah.

Tidak Hanya Bersih-Bersih, Juga Membantu Fasilitas Masjid

Selain menjaga kebersihan, komunitas ini juga memiliki kepedulian terhadap fasilitas ibadah. Mereka berupaya mengganti Al-Qur’an yang sudah tidak layak pakai dengan yang baru serta melakukan perbaikan ringan, seperti penggantian lampu dan perawatan fasilitas lainnya sesuai kemampuan dana yang tersedia.

Sudah Menjangkau Berbagai Daerah

Program ini telah berjalan selama lebih dari tiga tahun dan secara rutin membersihkan satu hingga dua masjid setiap bulan. Awalnya kegiatan hanya dilakukan di Surabaya, namun kini telah menjangkau wilayah lain seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, hingga Pasuruan. Bahkan, gerakan serupa mulai bermunculan di berbagai daerah lainnya.

Menariknya, gerakan sosial ini terbuka untuk siapa saja. Tidak hanya umat Muslim, beberapa relawan dari latar belakang berbeda juga turut berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah.

Menghidupkan Semangat Gotong Royong

Gerakan Resik-Resik Masjid menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang besar. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, para relawan berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah di lingkungan masing-masing.

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *